IDXChannel - Saham produk kendaraan listrik (EV) China, BYD, turun tajam di Hong Kong pada Senin (31/8/2026).
Dilansir dari Anadolu Agency, penurunan itu terjadi setelah perusahaan tersebut melaporkan pendapatan dan laba yang lebih rendah pada paruh pertama 2026.
Saham BYD yang terdaftar di Hong Kong turun lebih dari empat persen setelah rilis hasil keuangan perusahaan otomotif tersebut akhir pekan lalu.
Pendapatan perusahaan turun 7,1 persen year-on-year menjadi 344,8 miliar yuan (Rp850 triliun) pada paruh pertama 2026, sementara laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham turun 20,5 persen menjadi USD1,8 miliar (Rp32 triliun).
Hasil pada kuartal II-2026 menunjukkan beberapa peningkatan. Laba bersih naik 30 persen year-on-year menjadi USD1,22 miliar, namun pendapatan turun 3,0 persen menjadi USD29,2 miliar.