BYD mengatakan bahwa industri otomotif menghadapi permintaan domestik yang lesu. Di sisi lain, pertumbuhan ekspor menguat selama paruh pertama tahun ini.
Pasar luar negeri tetap menjadi sumber pertumbuhan utama, dengan ekspor BYD melonjak 67,8 persen menjadi 792.000 kendaraan selama periode Januari-Juni. (Wahyu Dwi Anggoro)