"Ini baru pertama kali penyelenggaraan pemerintahan DKI Jakarta karena saya meyakini kenapa ini perlu dilakukan. Sebaik apa pun pemerintahan ini, kita harus tahu dan sadar banyak tokoh-tokoh, apakah itu tokoh agama, tokoh sosial, tokoh lainnya yang sudah mempunyai kontribusi untuk kemajuan Jakarta. Dan kali ini, karena undang-undang Nomor 2 Tahun 2024, wajah Jakarta itu identitas budayanya Betawi, maka haul alim ulama ini untuk Betawi," tuturnya.
Lalu, tambah Pram, pada tanggal 21 itu juga, bakal dilakukan groundbreaking pedestrian Dek Dukuh Atas sekaligus diadakan acara apel pilah sampah sesuai inkum nomor 5 tahun 2026, yang mana pilah sampah sudah menjadi kebutuhan utama bagi Jakarta.
Lantas, pada tanggal 22, Pemprov Jakarta akan meresmikan Jembatan Penghubung Ancol dengan JIS dan KRL ataupun stasiun KRL yang ada di bawah JIS.
"Kalau itu bisa dilakukan, itulah yang menjadi kado buat Jakarta. Walaupun secara khusus saya juga sudah memutuskan dan saya sudah menginstruksikan untuk dipersiapkan," katanya.
(Nadya Kurnia)