Pernyataan Trump muncul setelah AS menunda serangan terhadap Iran sejak akhir pekan lalu. Kedua pihak kembali terlibat pertempuran dalam beberapa minggu terakhir setelah kesepakatan perdamaian sementara yang ditandatangani bulan lalu kolaps akibat perselisihan terkait Selat Hormuz.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, mengatakan pada Senin bahwa meskipun ada saling tukar pesan melalui mediator, tidak ada negosiasi formal yang sedang berlangsung saat ini.
Secara terpisah, Oman dan Iran sedang berupaya mencapai kesepakatan untuk membuka kembali Selat Hormuz. Pada masa damai, jalur maritim tersebut dilintasi 20 persen pasokan minyak dan gas global. (Wahyu Dwi Anggoro)