IDXChannel – Konflik antara Israel dan Amerika Serikat (AS) dengan Iran semakin memanas dan berdampak pada negara-negara di Timur Tengah. Serangan yang dimulai pada Sabtu, 28 Februari 2026 itu juga telah menyebabkan korban jiwa dan ribuan orang mengungsi.
Jumlah korban tewas akibat serangan AS-Israel di seluruh Iran telah meningkat menjadi 787 orang, menurut laporan media pemerintah, mengutip Bulan Sabit Merah Iran, yang mengatakan lebih dari 500 lokasi di setidaknya 153 kota telah dihantam.
Iran juga telah mengadakan upacara pemakaman massal untuk 165 orang yang tewas dalam serangan AS-Israel terhadap sebuah sekolah di kota Minab, selatan Iran.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei mengatakan, musuh-musuh Iran harus berhenti menyerang negara tersebut. “Mereka harus menghentikan perang. Kami tidak memulainya. Pilihan kami adalah diplomasi,” ujarnya.
Dia juga menyerukan kepada komunitas internasional untuk memenuhi tanggung jawabnya sebelum terlambat. Ia memperingatkan bahwa proses yang telah dimulai akan segera melanda Eropa, bahkan dunia.