IDXChannel - Iran dan Amerika Serikat (AS) tetap meneruskan proses negosiasi meski keduanya saling serang beberapa hari ke belakang.
AS menyerang kapal dan wilayah Iran baru-baru ini. Washington mengklaim tindakan tersebut bersifat defensif dan tidak melanggar gencatan senjata dengan Teheran.
Aksi AS itu dibalas Iran dengan serangan ke Kuwait dan Bahrain.
"Komunikasi dengan Amerika belum terputus," kata Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi kepada stasiun televisi Al Mayadeen dari Lebanon.
"Namun, belum ada kemajuan nyata yang dicapai dalam proses negosiasi," kata Araghchi, dilansir dari AFP pada Kamis (4/6/2026).
Situasi semakin tegang karena rencana Israel untuk memperluas agresi di Lebanon dan menyerang ibu kota negara Arab itu, Beirut. Iran mengancam akan mengakhiri gencatan senjata dengan AS jika Israel menyerang Beirut.