Artinya, bayi baru lahir tidak memerlukan tambahan makanan seperti bubur atau telur untuk memenuhi kebutuhan gizinya. Pemberian asupan juga perlu mengikuti rekomendasi medis sesuai usia bayi.
Menurut IDAI, MPASI secara umum mulai diberikan ketika bayi berusia enam bulan. Pada tahap ini, kebutuhan energi dan zat gizi bayi mulai melampaui jumlah yang dapat dipenuhi dari ASI saja.
Meski demikian, MPASI dapat dipertimbangkan sejak usia empat bulan atau sekitar 17 minggu dalam kondisi tertentu. Keputusan ini bukan rekomendasi rutin, melainkan harus berdasarkan pertimbangan klinis dan penilaian dokter.
Dokter akan mempertimbangkan kondisi kesehatan, kebutuhan nutrisi, serta kesiapan perkembangan bayi sebelum merekomendasikan pemberian MPASI lebih awal. Sementara itu, pemberian MPASI sebelum bayi berusia empat bulan tidak dianjurkan.
Kesiapan menerima makanan juga tidak hanya ditentukan oleh usia. Bayi perlu menunjukkan sejumlah kemampuan, seperti mampu mempertahankan posisi kepala dan leher dengan stabil, mempertahankan posisi tubuh dengan bantuan, serta memiliki koordinasi gerakan mulut dan kemampuan menelan makanan.