sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Wamensos Minta Hasil Investigasi Mark Up Harga Pengadaan Sekolah Rakyat Rampung Pekan Depan

News editor Jonathan Simanjuntak
11/05/2026 10:37 WIB
Wamensos menargetkan pemeriksaan dan klarifikasi terkait isu mark up harga dalam pengadaan sepatu dan perlengkapan di Sekolah Rakyat rampung pekan depan.
Wamensos Minta Hasil Investigasi Mark Up Harga Pengadaan Sekolah Rakyat Rampung Pekan Depan. (Foto: iNews Media Group)
Wamensos Minta Hasil Investigasi Mark Up Harga Pengadaan Sekolah Rakyat Rampung Pekan Depan. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Kementerian Sosial (Kemensos) melakukan pemeriksaan dan klarifikasi terkait isu mark up harga dalam pengadaan sepatu dan perlengkapan di Sekolah Rakyat. Pendalaman terkait hal ini ditargetkan rampung pekan depan.

"Minggu depan harus sudah clear terkait investigasi pengadaan ini," kata Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono dalam keterangannya dikutip, Senin (11/5/2026).

Agus meminta agar investigasi dengan melibatkan tim audit internal ini dilakukan secara mendalam. Selanjutnya, hasil pendalaman itu akan langsung diserahkan ke aparat penegakan hukum (APH).

"Saya minta hasil investigasi ini dilakukan secara mendalam, karena nanti akan kita serahkan ke aparat penegak hukum," tegas Agus Jabo.

Mengakhiri arahannya, Wamensos menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pegawai atas kerja keras dalam menyukseskan program Sekolah Rakyat. Dia juga mengajak seluruh jajaran untuk terus menjaga soliditas dan bekerja sesuai aturan. 

"Kita harus solid, bekerja sesuai aturan, dan tetap bekerja dengan riang gembira," katanya.

Sebelumnya, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Setyo Budiyanto buka suara terkait sorotan terhadap anggaran pengadaan sepatu untuk program Sekolah Rakyat di Kementerian Sosial (Kemensos). Ia menekankan pentingnya pengawasan dalam setiap proses pengadaan barang dan jasa.

Menurut Setyo, pengawasan diperlukan agar program strategis pemerintah dapat berjalan optimal dan tepat sasaran. Ia mengingatkan keberhasilan program tidak hanya diukur dari besarnya serapan anggaran, tetapi juga kualitas barang yang diberikan serta manfaat yang diterima masyarakat.

"Tujuan program ini sangat baik. Namun, pengadaan dalam bentuk apapun harus dilandaskan pada pengawasan, ketelitian, dan prinsip antisipatif," ujar Setyo dalam keterangan tertulis, dikutip Sabtu (9/5/2026).

Semeentara, Wakil Ketua KPK, Ibnu Basuki Widodo mengungkapkan hal senada. Menurutnya, kualitas terhadap barang yang diterima siswa dalam program Sekolah Rakyat harus sesuai dengan spesifikasi dan anggaran yang direncanakan.

"Kualitas barang yang diterima oleh siswa harus diawasi dan harus sesuai dengan anggaran yang diajukan," ucap Ibnu.

(Febrina Ratna Iskana)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement