Merujuk pada data jajak pendapat, Vance menyebutkan bahwa para pemilih yang meninggalkan Partai Republik memiliki sejumlah tuntutan, yakni mengakhiri perang, mengatasi biaya hidup dan inflasi, mengutamakan kepentingan AS, serta mengubah hubungan Washington dengan Israel.
Baca Juga:
Ia juga mengakui bahwa pesan ekonomi yang disampaikan partainya mungkin kurang efektif, namun tetap menegaskan bahwa perang dengan Iran adalah faktor utama di balik kekalahan tersebut.
"Diskusi mengenai langkah kita ke depan harus dimulai dari titik tersebut," kata Vance. (Wahyu Dwi Anggoro)