AALI
9650
ABBA
226
ABDA
0
ABMM
2370
ACES
790
ACST
168
ACST-R
0
ADES
7275
ADHI
820
ADMF
8075
ADMG
176
ADRO
2950
AGAR
324
AGII
2090
AGRO
725
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
57
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1535
AKRA
1055
AKSI
294
ALDO
835
ALKA
298
ALMI
292
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/06/28 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
537.61
-0.34%
-1.85
IHSG
6996.46
-0.28%
-19.60
LQ45
1007.64
-0.31%
-3.10
HSI
22418.97
0.85%
+189.45
N225
27049.47
0.66%
+178.20
NYSE
0.00
-100%
-14811.55
Kurs
HKD/IDR 1,888
USD/IDR 14,835
Emas
871,303 / gram

13 Orang Tim Advance yang Ngotot Berangkat Umrah Positif Covid-19

SYARIAH
Muhammad Refi Sandi/MPI
Senin, 17 Januari 2022 13:29 WIB
Sebanyak 13 orang tim advance PPIU) yang ngotot berangkat umrah beberapa waktu lalu, kini pulang dengan kondisi positif covid-19.
13 Orang Tim Advance yang Ngotot Berangkat Umrah  Positif Covid-19 (FOTO: MNC Media)
13 Orang Tim Advance yang Ngotot Berangkat Umrah Positif Covid-19 (FOTO: MNC Media)

Diberitakan sebelumnya, Ketua Serikat Penyelenggara Umrah Haji Indonesia, (SAPUHI), Syam Resfiadi melaporkan ada 13 orang tim advance dari penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU) terkonfirmasi positif Covid-19 usai pulang dari Arab Saudi. Mereka merupakan tim advance pertama yang melaksanakan uji coba umrah perdana pada Kamis 23 Desember 2021 lalu.

"Totalnya kurang lebih sekitar 13 dari jumlah 25 orang yang saat ini saya ketahui dinyatakan terpapar (Covid-19)," kata Syam saat dihubungi MNC Portal.

Syam menyampaikan ketiga belas orang tersebut kini tengah menjalani karantina di Wisma Atlet Jakarta. Namun, ia belum dapat memastikan apakah tim advance tersebut terpapar Covid-19 varian omicron atau tidak.

Syam hanya mengatakan beberapa gejala yang mirip dengan Covid-19 varian omicron bergejala ringan. Misalnya, seperti batuk, pilek, demam dan flu biasa.

"Masalah jenis Covidnya kita juga belum tahu karena pengalaman saya ya kalau Covid-19 Delta atau Alfa itu gejalanya luar biasa parahnya sampai ada flek di paru-paru. Tetapi untuk sekarang ini seperti batuk pilek demam flu biasa, tapi kami merasakan bahwa tidak seperti waktu Covid-19 yang awal-awal tahun 2020," tuturnya. (RAMA)

Halaman : 1 2 Tampilkan semua
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD