IDXChannel - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menerjunkan tim untuk memantau situasi para jamaah umrah yang terdampak konflik timur tengah.
Plt Direktur Perlindungan WNI Kemlu Heni Hamidah mengatakan, para jamaah terdampak karena adanya pembatasan operasional penerbangan. Tim pemantauan tersebut berada di Bandara King Abdulaziz Jeddah dan Bandara Internasional Prince Mohammad bin Abdulaziz.
“Untuk penanganan WNI jamaah umrah yang stranded, perwakilan RI menerjunkan tim pemantauan di Bandara Internasional King Abdulaziz Jeddah dan Bandara Internasional Prince Mohammad bin Abdulaziz di Madinah selama 24 jam,” kata Heni saat konferensi pers di Kemlu, Jumat (6/3/2026).
Heni menambahkan, jamaah yang masih tertahan kepulangannya, akan dicarikan akomodasi berupa penginapan sembari menunggu waktu kepulangan.
“Perwakilan juga saat ini tengah menjajaki berbagai penerbangan untuk mengupayakan penerbangan tambahan ke wilayah sana,” kata dia.