IDXChannel - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk terus meningkatkan penyaluran pembiayaan usaha small medium enterprise (SME) atau Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Langkah ini sebagai upaya dukungan Bank Muamalat terhadap penguatan ekonomi nasional.
Hingga Juni 2026, outstanding pembiayaan UKM yang telah disalurkan Bank Muamalat nilainya mencapai Rp3,2 triliun, tumbuh 21% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Direktur PT Bank Muamalat Indonesia Tbk, Ricky Rikardo Mulyadi mengatakan, UKM merupakan sektor yang sangat prospektif untuk dikembangkan. Oleh karenanya, bank pertama murni syariah di Indonesia ini berkomitmen memperkuat ekosistem UKM, khususnya dari sisi digitalisasi dan pendampingan usaha.
“Bank Muamalat terus memperluas jangkauan pembiayaan SME ke nasabah. Salah satunya melakukan transformasi digital untuk kecepatan transaksi dan proses pembiayaan,” ujar Ricky dalam keterangan resmi dikutip Jumat (4/9/2026).
Dia menyebut, digitalisasi mendapat perhatian serius Bank Muamalat guna meningkatkan aksesibilitas calon nasabah di berbagai daerah, khususnya yang belum tersentuh layanan kantor cabang.
“Dengan akses pembiayaan yang semakin luas dan cepat, sektor SME diharapkan dapat berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian nasional,” ujar Ricky.
Dari aspek kualitas pembiayaan, Bank Muamalat fokus menjaga portofolio yang sehat sesuai risk appetite yang acceptable. Adapun penyaluran pembiayaan UKM oleh Bank Muamalat memiliki fokus pada sektor produktif antara lain pendidikan, haji dan umrah, serta kesehatan.
Ricky menambahkan, tahun ini Bank Muamalat menargetkan pertumbuhan pembiayaan di sektor UKM sekitar 30 persen dari realisasi tahun 2025. Target tersebut optimistis mampu dicapai lewat sejumlah strategi yang dijalankan di antaranya dengan fokus pada target market di ekosistem pendidikan, haji dan umrah, serta kesehatan.
Di samping itu, Bank Muamalat juga mengoptimalkan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan maupun jaringan yang dimiliki. Pendekatan ini diharapkan dapat menghadirkan inovasi dan meningkatkan produktivitas bagi pelaku usaha.
(Rahmat Fiansyah)