Kedua, pada 27 April 2026, pesawat Saudia yang melayani jamaah Embarkasi Batam Kloter 5 mengalami kendala teknis setelah tiba di Bandara Hang Nadim, Batam. Saat ini masih dilakukan perbaikan. Seluruh jamaah diinapkan di lima hotel dengan pendampingan penuh petugas.
Koordinasi terus dilakukan dengan maskapai dan seluruh pihak terkait guna mempercepat penanganan.
“Keselamatan dan kenyamanan jamaah adalah prioritas utama. Kami terus berkoordinasi dengan maskapai dan seluruh pihak terkait untuk memastikan setiap kendala dapat segera ditangani,” kata Maria Assegaff.
Pemerintah juga menegaskan larangan pungutan dalam bentuk apa pun kepada jamaah oleh pihak mana pun, termasuk Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).
(kunthi fahmar sandy)