AALI
9675
ABBA
314
ABDA
6975
ABMM
1360
ACES
1260
ACST
186
ACST-R
0
ADES
3450
ADHI
810
ADMF
7600
ADMG
175
ADRO
2280
AGAR
360
AGII
1410
AGRO
1320
AGRO-R
0
AGRS
152
AHAP
68
AIMS
370
AIMS-W
0
AISA
173
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1075
AKRA
735
AKSI
660
ALDO
1405
ALKA
294
ALMI
288
ALTO
274
Market Watch
Last updated : 2022/01/28 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
508.18
0.2%
+0.99
IHSG
6645.51
0.52%
+34.35
LQ45
949.77
0.29%
+2.75
HSI
23550.08
-1.08%
-256.92
N225
26717.34
2.09%
+547.04
NYSE
0.00
-100%
-16236.51
Kurs
HKD/IDR 1,842
USD/IDR 14,364
Emas
829,485 / gram

Ini Jurus Erick Thohir Kembangkan Bank Syariah Indonesia

SYARIAH
Suparjo Ramalan
Jum'at, 12 Februari 2021 18:05 WIB
Kerja sama dari tiga kementerian dan satu lembaga negara itu terkait dengan area operasi BSI.
Ini Jurus Erick Thohir Kembangkan Bank Syariah Indonesia (FOTO: MNC Media)
Ini Jurus Erick Thohir Kembangkan Bank Syariah Indonesia (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menjelaskan, ada dua langkah strategis PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) yang akan direalisasikan pada 2021. Keduanya adalah pengembangan industri halal dan fintech.  

Untuk industri halal, Erick bersama tim yang terdiri dari manajemen BSI, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM), Teten Masduki, Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi, dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia, tengah melakukan pemetaan ihwal potensi undustri halal di Indonesia. 

"Untuk tahun 2021 ini kita akan memprioritaskan dua hal yaitu kita akan mapping lagi mana potensi halal yang ada di Indonesia. Kondisinya seperti apa? Di situlah kita membantu industri halal berkembang baik di dalam negeri dan di luar negeri," ujar Erick di Jakarta, Jumat (12/2/2021).  

Kerja sama dari tiga kementerian dan satu lembaga negara itu terkait dengan area operasi BSI. Dimana, industri halal di Indonesia dan di luar negeri menjadi salah satu fokus bisnis BSI. Hal tersebut berkaitan dengan ranah atau cakupan kerja dari Mendag, UKM, dan BKPM. 

Untuk Kementerian Koperasi dan UKM, sambung dia, akan melaksanakan tugas di area industri halal di kalangan masyarakat menengah, khususnya para Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Kemendag akan menggedor bisnis halal di luar negeri. Sementara BKPM bertugas pada wilayah investasi.  

"Yang jelas keberpihakannya pada UMKM, lalu menteri perdagangan, dimana, kita juga ingin menggedor, kita ingin jadi market tetap setelah kita kuasai market kita, kita juga pergi ke luar negeri. Dan terakhir adalah kepala BKPM yang jelas merupakan kepala investasi," beber dia.  

Adapun terkait fintech, pihaknya akan memaksimalkan operasional atau kinerja emiten berbasia digital. Dia menilai, penggunaan digital untuk menyesuaikan kebutuhan perusahaan.  

Erick juga mewanti-wanti jangan sampai BSI tertinggal dengan bank konvensional lantaran sumber daya yang digunakan tidak sesuai dengan perkembangan zaman. 

"Kedua ada fintech ini yang generasi mudah yang sekarang pokoknya mudah semua, ini juga jangan sampai kita tertinggal dengan bank konvensional ketika bank konvensional sudah berbicara bank digital, kita pakai sistem yang ketinggalan, jangan," ucap dia.  

Erick pun memastikan, BSI yang menjadi lokomotif penggunaan teknologi. "Justru baru merger harusnya akan lebih cepat bergerak karena kepemimpinan solid disitulah kami mendukung juga," tandasnya. (Sandy)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD