AALI
10125
ABBA
232
ABDA
0
ABMM
780
ACES
1470
ACST
272
ACST-R
0
ADES
0
ADHI
1165
ADMF
0
ADMG
167
ADRO
1195
AGAR
410
AGII
1100
AGRO
900
AGRO-R
0
AGRS
595
AHAP
71
AIMS
480
AIMS-W
0
AISA
274
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
595
AKRA
3220
AKSI
0
ALDO
890
ALKA
238
ALMI
240
ALTO
344
Market Watch
Last updated : 2021/05/12 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
467.69
-0.91%
-4.29
IHSG
5921.08
-0.92%
-54.70
LQ45
879.63
-1%
-8.87
HSI
28013.81
0%
0.00
N225
28608.59
0%
0.00
NYSE
16355.62
0%
0.00
Kurs
HKD/IDR 1,826
USD/IDR 14,195
Emas
838,803 / gram

Ini Jurus Erick Thohir Kembangkan Bank Syariah Indonesia

SYARIAH
Suparjo Ramalan/Sindonews
Jum'at, 12 Februari 2021 18:05 WIB
Kerja sama dari tiga kementerian dan satu lembaga negara itu terkait dengan area operasi BSI.
Ini Jurus Erick Thohir Kembangkan Bank Syariah Indonesia (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menjelaskan, ada dua langkah strategis PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) yang akan direalisasikan pada 2021. Keduanya adalah pengembangan industri halal dan fintech.  

Untuk industri halal, Erick bersama tim yang terdiri dari manajemen BSI, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM), Teten Masduki, Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi, dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia, tengah melakukan pemetaan ihwal potensi undustri halal di Indonesia. 

"Untuk tahun 2021 ini kita akan memprioritaskan dua hal yaitu kita akan mapping lagi mana potensi halal yang ada di Indonesia. Kondisinya seperti apa? Di situlah kita membantu industri halal berkembang baik di dalam negeri dan di luar negeri," ujar Erick di Jakarta, Jumat (12/2/2021).  

Kerja sama dari tiga kementerian dan satu lembaga negara itu terkait dengan area operasi BSI. Dimana, industri halal di Indonesia dan di luar negeri menjadi salah satu fokus bisnis BSI. Hal tersebut berkaitan dengan ranah atau cakupan kerja dari Mendag, UKM, dan BKPM. 

Untuk Kementerian Koperasi dan UKM, sambung dia, akan melaksanakan tugas di area industri halal di kalangan masyarakat menengah, khususnya para Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Kemendag akan menggedor bisnis halal di luar negeri. Sementara BKPM bertugas pada wilayah investasi.  

"Yang jelas keberpihakannya pada UMKM, lalu menteri perdagangan, dimana, kita juga ingin menggedor, kita ingin jadi market tetap setelah kita kuasai market kita, kita juga pergi ke luar negeri. Dan terakhir adalah kepala BKPM yang jelas merupakan kepala investasi," beber dia.  

Adapun terkait fintech, pihaknya akan memaksimalkan operasional atau kinerja emiten berbasia digital. Dia menilai, penggunaan digital untuk menyesuaikan kebutuhan perusahaan.  

Erick juga mewanti-wanti jangan sampai BSI tertinggal dengan bank konvensional lantaran sumber daya yang digunakan tidak sesuai dengan perkembangan zaman. 

"Kedua ada fintech ini yang generasi mudah yang sekarang pokoknya mudah semua, ini juga jangan sampai kita tertinggal dengan bank konvensional ketika bank konvensional sudah berbicara bank digital, kita pakai sistem yang ketinggalan, jangan," ucap dia.  

Erick pun memastikan, BSI yang menjadi lokomotif penggunaan teknologi. "Justru baru merger harusnya akan lebih cepat bergerak karena kepemimpinan solid disitulah kami mendukung juga," tandasnya. (Sandy)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD