Menurutnya, penguatan ekosistem ekonomi haji dan umrah memerlukan kolaborasi antara regulator, pengelola investasi, mitra internasional, dan pelaku usaha agar berbagai peluang ekonomi yang muncul dari penyelenggaraan haji dan umrah dapat dimanfaatkan secara optimal.
Upaya tersebut juga didukung berbagai inisiatif strategis pemerintah, termasuk pengembangan Kampung Haji.
Salah satu fokus yang dibahas dalam forum tersebut adalah peningkatan pemanfaatan produk pangan nasional untuk memenuhi kebutuhan jamaah Indonesia di Arab Saudi.
Komoditas seperti beras premium dan produk perikanan dinilai memiliki peluang besar untuk masuk dalam rantai pasok kebutuhan konsumsi jamaah.
Perwakilan Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Yosi, mengatakan kebutuhan beras premium di Arab Saudi membuka peluang yang besar bagi produk pertanian Indonesia untuk memperluas akses pasar internasional.