AALI
12225
ABBA
194
ABDA
6250
ABMM
2950
ACES
985
ACST
159
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
715
ADMF
8075
ADMG
181
ADRO
3160
AGAR
332
AGII
2050
AGRO
920
AGRO-R
0
AGRS
124
AHAP
63
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1160
AKRA
1015
AKSI
374
ALDO
945
ALKA
308
ALMI
280
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/05/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
0%
0.00
IHSG
6883.50
0%
0.00
LQ45
1009.51
0%
0.00
HSI
20697.36
2.89%
+581.16
N225
26781.68
1.44%
+378.84
NYSE
0.00
-100%
-15035.87
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,693 / gram

Konsumsi Dunia Capai USD2,02 Triliun, Fesyen Muslim Salah Satu Favorit 

SYARIAH
Giri Hartomo
Kamis, 03 Juni 2021 17:19 WIB
Sektor industri halal dunia memiliki potensi ekonomi yang sangat besar, terutama di makanan, fesyen, juga perjalanan.
Konsumsi Dunia Capai USD2,02 Triliun, Fesyen Muslim Salah Satu Favorit. (Foto: MNC Media)
Konsumsi Dunia Capai USD2,02 Triliun, Fesyen Muslim Salah Satu Favorit. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Sektor industri halal dunia memiliki potensi ekonomi yang sangat besar. Berdasarkan, State Global Islamic Economic Report 2020-2021, melaporkan tingkat konsumsi masyarakat muslim dunia mencapai USD2,02 triliun di sektor makanan, farmasi, kosmetik, mode, perjalanan dan media atau rekreasi halal.  

Dari jumlah tersebut, produk fesyen muslim menjadi salah satu favorit masyarakat dunia. Hal ini dibuktikan dengan jumlah pengeluaran masyarakat muslim dunia terhadap modest fashion yang mencapai USD277 miliar, meningkat 4,2% dari tahun sebelumnya. 

Bahkan, angka tersebut diperkirakan akan terus mengalami peningkatan mencapai USD311 miliar pada tahun 2024. Tentunya, hal ini merupakan peluang besar bagi perkembangan dan ekspansi pasar fashion Indonesia ke seluruh dunia. 

Oleh karena itu, Wakil Presiden Ma’ruf Amin meminta agar peluang ini dimanfaatkan dengan sebaik mungkin. Misalnya dengan memperkuat promosi dan pemasarannya dengan menggunakan market place.

“Untuk itu kita harus memperkuat promosi dan pemasarannya melalui pemanfaatan market place berbasis teknologi digital,” ujarnya dalam acara Indonesia Industrial Moslem Exhibition secara virtual, Kamis (3/6/2021).

Selain itu lanjut Wapres, kehadiran desainer, komunitas hingga asosiasi fesyen muslim juga perlu didorong lagi. Mengenai promosinya, Wapres juga mengusulkan agar bisa mengundang influencer sebagai sarana promosi agar lebih menarik.

“Fokus pada sektor fashion turut mendorong hadirnya desainer, komunitas dan asosiasi fashion muslim.  Berbagai program fashion muslim diselenggarakan secara luas dengan mengundang influencer untuk promosi,” jelasnya. 

Selain fesyen muslim, potensi lainya adalah ada pada komestik halal. Di mana konsumsi masyarakay muslim dunia pada produk komestik halal mencapai USD66 miliar.

“Demikian juga pada komoditi kosmetik halal, konsumsi masyarakat muslim dunia mencapai USD66 miliar, atau meningkat 3,4% dibandingkan tahun sebelumnya,” jelasnya

(IND)  

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD