Anton menyebut, animo masyarakat dalam mempersiapkan biaya haji cukup baik. Pada awal tahun ini, jumlah nasabah tabungan haji terus meningkat seiring dengan tingkat literasi masyarakat terhadap persiapan ibadah haji. Hingga Februari 2026, Tabungan Haji di BSI tumbuh 10,98 persen secara YoY mencapai Rp15,47 triliun dengan lebih dari 7 juta rekening.
Kinerja tabungan yang positif tersebut mendorong Dana Pihak Ketiga (DPK) BSI menjadi Rp366 triliun, tumbuh 14,76 persen. Kondisi ini mencerminkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan perbankan syariah.
Selain itu, BSI juga berkomitmen meningkatkan layanan sebelum keberangkatan hingga kepulangan haji. Di antaranya menyediakan Kartu Debit Visa Umrah yang bisa digunakan jamaah selama beribadah di Tanah Suci dan layanan BSI Call 14040 yang bisa menjadi akses bagi jamaah yang membutuhkan bantuan layanan perbankan yang bisa dihubungi real time. Hal ini selaras dengan strategi BSI untuk terus menjadi bagian one-stop solution bagi ekosistem haji dan umrah.
(Rahmat Fiansyah)