"Konter check in ini dikhususkan untuk pelaporan dan drop baggage bagi jamaah umrah, atau tidak bercampur dengan penumpang reguler, sehingga jamaah umrah dapat merasakan proses yang seamless, lebih cepat dan antrean lebih singkat," kata Pahlevi.
Terminal juga dilengkapi area tunggu yang luas dan nyaman sehingga jamaah dan keluarga pengantar memiliki ruang lebih leluasa untuk berkumpul dan melepas keberangkatan menuju Tanah Suci.
Keberadaan masjid di dalam terminal juga memungkinkan jamaah dan keluarga melaksanakan ibadah lebih nyaman dan khusyuk sebelum keberangkatan.
'Seluruh staf bandara yang bertugas dalam pelayanan dan keamanan juga dapat fokus 100 persen memberikan asistensi kepada jamaah umrah, karena tidak ada penumpang reguler yang melalui terminal ini," ujarnya.
Adapun penyempurnaan fasilitas dan skema operasional sejalan dengan tahapan terminal ini untuk melayani keberangkatan jamaah umrah. Pada 5 Maret 2025, terminal ini melayani keberangkatan jamaah umrah dengan penerbangan charter Garuda Indonesia sebanyak 3 kali seminggu.