sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Perang AS vs Iran Belum Berakhir, Wamenhaj Imbau Jamaah Tunda Ibadah Umrah

Syariah editor Ari Sandita
11/03/2026 07:00 WIB
Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak mengimbau agar masyarakat Indonesia menunda kegiatan umrah ke Tanah Suci.
Perang AS vs Iran Belum Berakhir, Wamenhaj Imbau Jamaah Tunda Ibadah Umrah. (Foto Ari Sandita/IMG)
Perang AS vs Iran Belum Berakhir, Wamenhaj Imbau Jamaah Tunda Ibadah Umrah. (Foto Ari Sandita/IMG)

IDXChannel - Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak mengimbau agar masyarakat Indonesia menunda kegiatan umrah ke Tanah Suci. Hal ini mengingat masih terjadinya perang antara Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran.

"Terkait jamaah umrah kan setiap hari memang teman-teman Kemenlu bersama dengan Kementerian Haji dan Umrah terus mendampingi jamaah yang akan kembali ke Indonesia. Memang sementara ini kita terkait dengan keberangkatan umrah masih dalam peraturan mengimbau untuk menunda keberangkatan," ujarnya kepada wartawan di Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/3/2026) malam.

Menurutnya, hingga kini belum diketahui perkembangan konflik antara AS-Israel dan Iran. Maka itu, demi menjaga keselamatan, pihaknya mengimbau agar jamaah menunda kegiatan ibadah umrahnya itu.

Bagi jamaah yang hendak kembali ke Indonesia, kata dia, Kementerian Haji dan Umrah dipastikan akan terus mendampingi. Begitu juga dengan travel umrah diminta agar terus mendampingi jamaah hingga kembali ke Indonesia.

"Karena eskalasi dari konflik kita tidak tahu perkembangannya seperti apa, oleh sebab itu untuk menjaga keselamatan kami mengimbau, terkait jamaah umrah yang akan kembali, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Haji dan Umrah itu bersama-sama terus mendampingi agar maskapai itu dan PPIU, PPIU itu travel, itu tetap mendampingi mereka sepenuhnya supaya bisa kembali ke tanah air, negara bertanggung jawab untuk mendampingi dan memastikan keselamatan jamaah," katanya.

Dia menerangkan, pihaknya bersama Kemenlu melakukan diskusi tentang imbauan tersebut, yang mana imbauan juga dilakukan berdasarkan saran dari Kemenlu atas situasi konflik global tersebut. Sebab, orientasi dari negara atau pemerintah adakah keselamatan warganya.

"Jadi kita akan memitigasi semua pilihan-pilihan yang terbaik agar kemudian keselamatan jamaah tetap terjaga. Sementara, data kami memang ada penurunan yang berangkat (umrah) karena mempertimbangkan keselamatan dan dinamika konflik itu tadi," ujar Danhil lagi.

(Dhera Arizona)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement