IDXChannel—Citigroup, salah satu bank investasi dan jasa keuangan terbesar di Amerika Serikat, merekrut software engineer besar-besaran dan meningkatkan adaptasi kecerdasan buatan (AI) demi mengurangi ketergantungan pada jasa kontraktor informasi teknologi.
Perusahaan tersebut ingin lebih mengandalkan staf internal seiring peningkatan investasi pada pengembangan dan pemanfaatan perangkat AI. Citigroup juga disebut ingin secara konsisten mengimplementasikan AI di seluruh lini pekerjaan.
Beberapa pekerjaan dalam operasional Citigroup yang kini telah memanfaatkan AI adalah proses onboarding karyawan dan nasabah, serta proses KYC (know your customer), pembaruan software, dan sebagainya.
Melansir CNA (10/4/2026), Head of Technology Citigroup Tim Ryan mengatakan perusahaan kini menggunakan AI untuk pengelolaan dan pembaruan software-software lama, juga dalam proses onboarding klien.
“Kami masih memiliki sistem legacy, tetapi setelah investasi teknologi yang kami lakukan, sekarang kondisinya jauh lebih baik. AI membantu proses migrasi sistem, otomatisasi coding, dan menguji lebih banyak dan lebih cepat,” kata Ryan.
Dengan pemanfaatan AI, proses client onboarding Citigroup kini hanya membutuhkan waktu 15 menit saja. Proses onboarding biasanya memerlukan waktu cukup lama karena membutuhkan peninjauan dokumen selama berjam-jam.
Ryan juga mengatakan kini Citigroup berencana untuk mengurangi ketergantungan atas jasa-jasa informasi teknologi dari kontraktor. Alih-alih menggandeng kontraktor IT, Citigroup memilih untuk merekrut ribuan karyawan IT.
Keputusan Citigroup untuk mengurangi ketergantungan pada kontraktor IT bukannya tanpa alasan, perusahaan ini wajib mematuhi ketentuan bank sentral untuk meningkatkan kontrol manajemen risiko.
Setahun lalu, sekitar 50 persen tenaga kerja IT di Citigroup berasal dari kontraktor-kontraktor IT. Namun, kini Citigroup berencana mengurangi komposisi tenaga kerja kontraktor tersebut menjadi 20 persen.
Lebih lanjut, Ryan mengatakan Citirgoup kini merekrut lebih banyak software engineer karena lebih memilih mengandalkan tenaga kerja sendiri alih-alih mengandalkan jasa pihak luar. Jumlah tenaga kerja IT di Citigroup saat ini sekitar 50.000 orang.
(Nadya Kurnia)