Meskipun pembatasan perdagangan semakin ketat, produsen mobil China terus memperluas kehadiran mereka di Eropa dan negara berkembang dengan model-model yang kaya teknologi dan harga yang kompetitif.
"Ekspor kendaraan China diperkirakan akan mencapai 12 juta unit tahun ini," kata Sekretaris Jenderal Asosiasi Mobil Penumpang Tiongkok (CPCA) Cui Dongshu.
Lonjakan ekspor telah menimbulkan kekhawatiran regulator bahwa persaingan ketat yang menghantam produsen mobil, pemasok, dan dealer di dalam negeri dapat menyebar ke pasar luar negeri.
Minggu lalu, regulator China mengeluarkan pedoman baru untuk operasi luar negeri produsen mobil, memperingatkan terhadap pemotongan harga yang terlalu sering atau drastis dan praktik-praktik lainnya yang dapat merugikan konsumen atau mencoreng reputasi merek.
Produsen mobil besar, termasuk BYD, Chery, dan Geely Holding, telah berjanji untuk mematuhi pedoman baru tersebut, meskipun regulator belum menentukan sanksi untuk pelanggaran. (Wahyu Dwi Anggoro)