Saham Hyundai Motor diperdagangkan naik dua persen setelah pengumuman pendapatan tersebut.
Hyundai memperkirakan ketidakpastian ekonomi makro akan terus berlanjut dan persaingan di industri otomotif akan semakin ketat.
Kinerjanya yang lemah menggarisbawahi tantangan yang lebih luas yang dihadapi industri otomotif, karena para produsen mobil menghadapi kenaikan biaya energi dan bahan baku serta gangguan rantai pasokan yang terkait dengan kebijakan Xi tarif Amerika Serikat (AS) dan konflik di Timur Tengah. (Wahyu Dwi Anggoro)