IDXChannel - Oracle dilaporkan berencana melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran yang mencakup hingga 45.000 karyawan.
Dilansir dari Investing pada Kamis (12/3/2026), angka tersebut jauh melampaui rencana PHK yang diumumkan sebelumnya.
Baru-baru ini, raksasa teknologi asal Amerika Serikat (AS) itu mengungkapkan bahwa pihaknya berencana melakukan PHK terhadap 20.000-30.000 karyawan.
Meskipun PHK massal ini terjadi di tengah investasi besar dalam infrastruktur kecerdasan buatan (AI) dan komputasi awan, sejumlah sumber mengatakan bahwa pengurangan tersebut tidak semata-mata didorong oleh biaya pembangunan pusat data AI skala besar.
Sebaliknya, sebagian besar restrukturisasi tampaknya terkait dengan peningkatan penggunaan AI oleh perusahaan untuk mengotomatisasi pekerjaan teknis dan operasional yang sebelumnya dilakukan oleh manusia.