IDXChannel - Foxconn Technology Co Ltd, produsen elektronik terbesar di dunia, melaporkan lonjakan pendapatan kuartal pertama yang kuat sebesar 29,7 persen secara year-on-year (YoY) pada Minggu (6/4/2026). Hal itu didorong oleh permintaan yang tak henti-hentinya untuk infrastruktur kecerdasan buatan (AI).
Namun, mitra Apple Inc dan NVIDIA Corporation itu meredam hasil yang menggembirakan tersebut dengan prospek yang hati-hati, dengan menyebutkan iklim politik global yang "volatil", khususnya konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah, sebagai hambatan utama untuk sisa tahun ini.
Server AI dan iPhone Dorong Pendapatan
Pendapatan untuk kuartal I-2026 mencapai 2,13 triliun dolar Taiwan atau berkisar USD6,60 miliar, sedikit di bawah perkiraan LSEG SmartEstimate sebesar 2,14 dolar Taiwan, tetapi masih menunjukkan ekspansi yang signifikan. Pertumbuhan tersebut dipimpin oleh divisi cloud dan jaringan, yang mendapat manfaat dari pembangunan pusat data AI global.
Sementara itu, segmen elektronik konsumen pintar, yang mencakup iPhone, mengalami pertumbuhan signifikan setelah peluncuran produk baru-baru ini. Sepanjang Maret saja tercatat rekor tertinggi dengan pendapatan meroket 45,6 persen menjadi 803,7 miliar dolar Taiwan.
Perusahaan, yang secara resmi dikenal sebagai Hon Hai Precision Industry, memperkirakan momentum AI akan berlanjut hingga kuartal kedua.