Penurunan pengiriman tersebut terjadi ketika Volkswagen tengah mempertimbangkan restrukturisasi besar-besaran yang berpotensi memangkas sekitar 100.000 lapangan kerja melalui pengurangan model kendaraan dan kapasitas produksi lebih lanjut guna meningkatkan profitabilitas.
Sementara itu, Audi, merek mobil premium milik Volkswagen, juga melaporkan penurunan pengiriman global sebesar 7 persen secara tahunan pada semester pertama tahun ini, karena persaingan di China dan tarif impor Amerika Serikat melemahkan permintaan.
Pengiriman Audi di China turun hampir 20 persen pada periode Januari–Juni, sedangkan di Amerika Utara merosot sekitar 17 persen, menurut perusahaan.
“Lingkungan pasar di China masih menantang dan sangat kompetitif,” kata Audi dalam pernyataannya.
Mereka menyebut tekanan harga, kenaikan harga bahan bakar, serta perubahan kebijakan subsidi sebagai faktor yang membebani permintaan.
(NIA DEVIYANA)