sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Penjualan EV BYD Melonjak 5 Kali Lipat, Kuasai Lebih dari 60 Persen Pasar di Awal 2026

Technology editor Shifa Nurhaliza Putri
13/04/2026 13:42 WIB
Pada Januari 2026, penjualan mobil listrik BYD mencapai sekitar 5.200 unit, meningkat hampir lima kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Penjualan EV BYD Melonjak 5 Kali Lipat, Kuasai Lebih dari 60 Persen Pasar di Awal 2026. (Foto: Doc BY
Penjualan EV BYD Melonjak 5 Kali Lipat, Kuasai Lebih dari 60 Persen Pasar di Awal 2026. (Foto: Doc BY

IDXChannel — Produsen kendaraan listrik asal Tiongkok, BYD mengawali tahun 2026 dengan kinerja positif di pasar otomotif Indonesia seiring meningkatnya adopsi kendaraan listrik di Tanah Air. Pada Januari 2026, penjualan mobil listrik BYD mencapai sekitar 5.200 unit, meningkat hampir lima kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Capaian tersebut membuat BYD menguasai lebih dari 60 persen pangsa pasar kendaraan listrik nasional. 

Kinerja tersebut terjadi di tengah tren pertumbuhan industri otomotif nasional yang mulai menunjukkan perbaikan. Data pasar menunjukkan total penjualan kendaraan di Indonesia pada Januari 2026 mencapai sekitar 64.000 unit, naik sekitar 3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat 62.000 unit. 

Pertumbuhan tersebut juga tercermin pada segmen kendaraan listrik. Penjualan EV nasional pada awal tahun ini mencapai sekitar 8.000 unit, melonjak lebih dari tiga kali lipat dibandingkan sekitar 2.500 unit pada Januari tahun sebelumnya. 

Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia Luther Panjaitan mengatakan peningkatan tersebut mencerminkan semakin kuatnya kepercayaan konsumen terhadap kendaraan listrik.

“Pertumbuhan pasar kendaraan listrik di awal tahun 2026 menunjukkan bahwa adopsi EV di Indonesia semakin menguat. Peningkatan signifikan yang dicatatkan BYD dengan pertumbuhan hampir lima kali lipat dan pangsa pasar melampaui 60 persen menjadi refleksi kepercayaan konsumen terhadap teknologi dan kualitas produk yang kami hadirkan,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima, Selasa (7/4/2026). 

Perkuat Portofolio SUV Listrik

Untuk memanfaatkan momentum pertumbuhan tersebut, BYD memperluas portofolio produknya dengan memperkenalkan dua varian baru di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, yaitu BYD ATTO 3 Advanced Plus dan BYD Sealion 7 Extended. 

Langkah ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat posisi di segmen SUV listrik, yang dinilai semakin diminati konsumen karena menawarkan ruang kabin lebih luas, posisi berkendara lebih tinggi, serta fleksibilitas penggunaan untuk keluarga maupun perjalanan jarak jauh. 

BYD Sealion 7 Extended hadir sebagai SUV listrik premium dengan kapasitas baterai 91,39 kWh dan jarak tempuh hingga 650 kilometer (NEDC), meningkat sekitar 83 kilometer dibandingkan varian sebelumnya. Model ini dipasarkan dengan harga Rp859 juta (OTR Jabodetabek). 

SUV tersebut juga dilengkapi ruang bagasi berkapasitas 500 liter serta pilihan warna baru Parkour Red dengan interior hitam yang menonjolkan kesan premium dan dinamis. 

Sementara itu, BYD ATTO 3 Advanced Plus diposisikan di segmen medium SUV dengan harga Rp415 juta (OTR Jabodetabek). Model ini dirancang untuk penggunaan urban dengan jarak tempuh hingga 410 kilometer serta baterai berkapasitas 49,92 kWh. 

Mobil ini dilengkapi berbagai fitur teknologi seperti layar sentuh 15,6 inci, panoramic sunroof, wireless phone charging, serta sistem keselamatan aktif seperti Adaptive Cruise Control, Automatic Emergency Braking, Lane Keeping Assist, dan Rear Cross Traffic Brake. 

Selama pameran IIMS 2026, model ATTO 3 Advanced Plus juga mendapat respons positif dari pengunjung, dengan lebih dari 60 orang mencoba langsung kendaraan tersebut melalui sesi test drive. 

Dominasi BYD di Pasar EV Indonesia

Secara keseluruhan, BYD terus memperkuat posisinya di pasar kendaraan listrik Indonesia. Sepanjang 2025, perusahaan membukukan penjualan lebih dari 54.000 unit dengan pangsa pasar sekitar 52 persen, menjadikannya merek kendaraan listrik nomor satu di Indonesia. 

Portofolio produk BYD di Indonesia kini mencakup berbagai segmen kendaraan listrik, mulai dari BYD ATTO 1, ATTO 3, Dolphin, Seal, Sealion 7, hingga BYD M6, yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan mobilitas harian, keluarga, hingga perjalanan jarak jauh. 

Secara global, BYD juga mencatat pertumbuhan signifikan. Pada 2025, perusahaan berhasil menjual lebih dari 4,6 juta kendaraan energi baru (NEV) dan untuk pertama kalinya mencatat lebih dari 1 juta unit penjualan ekspor ke lebih dari 119 negara dan wilayah. 

Dengan strategi ekspansi produk, penguatan teknologi, serta pengembangan jaringan di berbagai wilayah Indonesia, BYD menargetkan dapat terus mempercepat produksi kendaraan listrik sekaligus mendukung pertumbuhan ekosistem mobilitas berkelanjutan di Tanah Air. 

(Shifa Nurhaliza Putri)

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement