IDXChannel—Sony memproyeksikan laba operasional tahunan yang meningkat, tetapi dengan realisasi pendapatan dari segmen game yang justru menurun. Proyeksi penurunan revenue dari game ini sejalan dengan proyeksi penurunan penjualan perangkat keras.
Sony memperkirakan pendapatan segmen game turun 6 persen, dikontribusikan oleh penurunan penjualan perangkat keras. Sepanjang tahun lalu, Sony menjual 16 juta unit PS5, turun 14 persen secara tahunan.
Penjualan perangkat keras seperti PlayStation 5 sangat bergantung pada kemampuan Sony untuk memperoleh pasokan memori dengan harga wajar. Apalagi setelah Sony mengumumkan kenaikan harga PS5 pada Maret kemarin.
Melansir Reuters (8/5/2026), pada Februari, Sony mengungkap bahwa perusahaan telah mengamankan pasokan memori dengan kuantitas yang cukup untuk menghadapi musim belanja akhir tahun.
Pada periode yang sama, produsen game lainnya, Nintendo, mengatakan bahwa lonjakan harga chip dan memori belum berdampak signifikan pada kinerja keuangan perusahaan.
Namun, tak mengelak bahwa lonjakan harga komponen penting itu dapat menekan profitabilitas jangka panjang.