Pendapatan dari itu pada kuartal lalu meningkat 9,8 persen secara tahunan (year-on-year) menjadi USD31,57 miliar, lebih lambat dibandingkan kenaikan 12,1% yang tercatat pada kuartal ketiga.
Sementara itu, pendapatan dari iPhone—yang sejauh ini merupakan kontributor terbesar bagi Apple—melonjak 17,5 persen menjadi USD57,58 miliar. Pencapaian ini menandai pertumbuhan penjualan dua digit selama empat kuartal berturut-turut, sekaligus menegaskan kebangkitan bisnis inti perusahaan yang berbasis di Cupertino, California tersebut.
Pendapatan dari iPhone akan mendapat perhatian lebih cermat pada kuartal mendatang menyusul peluncuran iPhone Duo. Apple mulai mendistribusikan ponsel lipat tersebut menjelang akhir Oktober, dengan pelanggan di seluruh dunia berebut untuk mendapatkan unit di tengah persediaan yang terbatas. (Wahyu Dwi Anggoro)