IDXChannel – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada perdagangan Senin (2/11/2026), bertepatan dengan hari pertama penerapan kebijakan Bursa Efek Indonesia (BEI) yang mengecualikan 81 saham kategori High Shareholding Concentration (HSC) dari perhitungan bobot indeks.
Berdasarkan data BEI pukul 09.53 WIB, IHSG terkoreksi 0,41 persen ke level 5.036,54. Nilai transaksi mencapai Rp2,95 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 7,68 miliar saham.
Tekanan pasar terlihat dari dominasi saham yang melemah. Sebanyak 505 saham terkoreksi, sementara hanya 192 saham menguat dan 266 saham stagnan.
Sejumlah saham berkapitalisasi besar menjadi pemberat indeks, di antaranya PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) yang turun 0,60 persen, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) melemah 0,54 persen, dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) terkoreksi 0,34 persen.
Tekanan juga datang dari big cap lainnya PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) yang turun 2,02 persen dan PT Astra International Tbk (ASII) yang melemah 0,42 persen.