IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan tekanan pada perdagangan Senin (2/11/2026).
Secara teknikal, indeks masih berada dalam tren bearish setelah ditutup di bawah moving average 3 (MA3), dengan koreksi mingguan mencapai 7,03 persen.
Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT), Brigita Kinari mengatakan, momentum bearish masih dominan sehingga pemulihan tren jangka pendek IHSG belum terkonfirmasi.
Pergerakan indeks pada pekan ini akan sangat bergantung pada kemampuannya mempertahankan level psikologis 5.000.
"Secara teknikal, area level support IHSG berada di 4.915-5.012, sedangkan resistance berada di 5.328-5.460," ujar Brigita, Senin (2/11/2026).