IDXChannel - SpaceX milik Elon Musk mengajukan permohonan untuk meluncurkan satu juta satelit ke orbit Bumi untuk pusat data kecerdasan buatan (AI).
"Pusat data orbital adalah cara paling hemat biaya dan energi untuk memenuhi permintaan daya komputasi AI yang terus meningkat," kata perusahaan antariksa itu dalam permohonannya, dilansir dari BBC pada Minggu (1/2/2026).
Pusat data AI biasanya berupa gudang besar yang penuh dengan komputer canggih yang memproses dan menyimpan data.
Rencana ini akan meningkatkan jumlah satelit SpaceX di orbit secara drastis. Jaringan Starlink yang ada saat ini, yang terdiri dari hampir 10.000 satelit, telah dituduh menyebabkan kepadatan di ruang angkasa.
"Satelit-satelit tersebut akan berada sangat jauh satu sama lain sehingga sulit untuk melihat dari satu satelit ke satelit lainnya. Ruang angkasa begitu luas," kata Musk di platform X miliknya.