ECONOMICS

LPEI Fasilitasi 10 Eksportir Binaan Perluas Akses ke Pasar Global Lewat TEI 2026

Anggie Ariesta 12/10/2026 20:55 WIB

LPEI atau Indonesia Eximbank memfasilitasi 10 pelaku usaha berorientasi ekspor binaannya untuk berpartisipasi dalam ajang Trade Expo Indonesia (TEI) 2026.

LPEI Fasilitasi 10 Eksportir Binaan Perluas Akses ke Pasar Global Lewat TEI 2026. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Lembaga Pembiayaan Espor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank memfasilitasi 10 pelaku usaha berorientasi ekspor binaannya untuk berpartisipasi dalam ajang Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 untuk memperluas akses pasar serta membuka peluang kemitraan dengan pembeli internasional.

Corporate Secretary LPEI, Dyza Rochadi mengatakan, fasilitasi bagi para eksportir binaan dalam TEI 2026 merupakan bagian dari komitmen LPEI untuk meningkatkan daya saing produk nasional sekaligus mendorong pelaku usaha memanfaatkan peluang perdagangan internasional.

“Sebagai Export Credit Agency (ECA) dan Eximbank Indonesia, LPEI menyediakan berbagai solusi pembiayaan, penjaminan, asuransi ekspor, serta layanan pengembangan kapasitas usaha. Melalui TEI 2026, pelaku usaha dapat berkonsultasi langsung mengenai kebutuhan ekspornya, termasuk aspek kepabeanan dan layanan ekspor bersama petugas Bea Cukai dan LNSW,” ujar Dyza dalam keterangan resminya, Senin (12/10/2026).

Sebagai Special Mission Vehicle (SMV) Kementerian Keuangan yang menjalankan peran sebagai policy bank, LPEI mendukung kebijakan pemerintah mendorong pertumbuhan ekspor nasional melalui pembiayaan, penjaminan, asuransi, dan jasa konsultasi.

Keikutsertaan dalam TEI ke-41 yang dijadwalkan berlangsung pada 16–18 Oktober 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Banten ini dilakukan bersama Kementerian Keuangan, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta Lembaga National Single Window (LNSW) melalui booth KemenkeuSatu.

Selain menghadirkan layanan konsultasi, LPEI juga berpartisipasi dalam sejumlah sesi diskusi (talkshow) dan sharing session yang membahas dukungan pemerintah bagi eksportir, identifikasi potensi pasar, serta pemanfaatan fasilitas penunjang ekspor.

Kesepuluh eksportir binaan LPEI yang tampil dalam ajang ini merepresentasikan keberagaman potensi produk unggulan Indonesia, mulai dari sektor pangan, olahan herbal, hingga industri pengolahan rempah dan hasil bumi.

Pada sektor pangan dan produk turunan kelapa, terdapat Puri Food and Healthy yang memproduksi gula aren cair serta telah menembus pasar Malaysia dan Belanda, CV Bunga Palm sebagai produsen gula kelapa organik di Purbalingga yang didukung jaringan belasan ribu petani, serta CV Ceterindo Kurnia Tritama asal Bantul yang mengolah makanan dan minuman herbal tradisional berbahan baku lokal. (Febrina Ratna Iskana)

SHARE