MARKET NEWS

AEI Dukung Reformasi Pasar Modal, Tekankan Pentingnya Masa Transisi yang Cukup Bagi Emiten

Anggie Ariesta 01/02/2026 16:06 WIB

AEI mendukung langkah pemerintah dalam mereformasi struktur pasar modal nasional. Namun, meminta penerapan kebijakan baru dilaksanakan secara terukur.

AEI Dukung Reformasi Pasar Modal, Tekankan Pentingnya Masa Transisi yang Cukup Bagi Emiten. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) secara resmi menyatakan dukungannya terhadap langkah besar pemerintah dalam mereformasi struktur pasar modal nasional. AEI memandang komitmen pemerintah dalam memperbaiki tata kelola dan transparansi sebagai sinyal positif untuk memulihkan kepercayaan investor domestik maupun global.

Ketua Umum AEI, Armand Wahyudi Hartono, menegaskan kesiapan asosiasi untuk menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengawal transisi ini agar sejalan dengan kondisi riil di lapangan.

“AEI mendukung penuh agenda reformasi pasar modal pemerintah. Dari sisi emiten, kami memandang reformasi ini sebagai peluang untuk memperkuat kualitas pasar, selama dilakukan dengan pendekatan yang proporsional, dialogis, dan berorientasi jangka panjang,” ujar Armand dalam keterangan resmi, Minggu (1/2/2026).

“AEI siap menjadi mitra strategis dan siap mendukung pemerintah dan regulator dalam memastikan kebijakan berjalan efektif serta sejalan dengan kondisi riil emiten,” tambahnya.

Namun, sebagai representasi dari perusahaan-perusahaan yang melantai di bursa, AEI menekankan bahwa penerapan kebijakan baru, seperti penguatan free float dan transparansi kepemilikan, harus dilakukan dengan pendekatan yang terukur agar tidak memberatkan dunia usaha.

AEI menggarisbawahi bahwa kesiapan setiap perusahaan dalam menyesuaikan diri dengan aturan baru sangat beragam. Oleh karena itu, AEI mengharapkan adanya fleksibilitas serta masa transisi yang cukup agar stabilitas pasar tetap terjaga selama proses perbaikan berlangsung.

Selain itu, AEI berharap reformasi ini tidak hanya sekadar menambah beban kepatuhan (compliance) bagi emiten, tetapi juga dibarengi dengan pemberian insentif yang menarik.

Langkah ini dinilai krusial agar perusahaan semakin termotivasi untuk meningkatkan kualitas tata kelola (GCG) dan keterbukaan informasi.

Dengan demikian, AEI mengingatkan bahwa tujuan akhir dari reformasi ini seharusnya adalah membangun pasar modal yang sehat secara fundamental dan adil bagi seluruh pelaku usaha nasional. AEI menegaskan komitmennya untuk terus menjembatani dialog antara emiten dengan regulator.

Dukungan AEI ini menjadi angin segar bagi pemerintah pasca-pengunduran diri sejumlah petinggi otoritas keuangan, sekaligus memperkuat fondasi rencana demutualisasi bursa, dan penguatan peran investor institusi yang tengah digodok oleh kementerian terkait.

(Febrina Ratna Iskana)

SHARE