MARKET NEWS

Laba INDF dan ICBP Melorot, Begini Analisisnya

Cahya Puteri Abdi Rabbi 31/08/2022 18:10 WIB

Laba INDF tergerus 16% menjadi Rp2,90 triliun dan laba ICBP turun 40% menjadi Rp1,93 triliun.

Laba INDF dan ICBP Melorot, Begini Analisisnya (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Dua emiten grup Indofood yakni, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) kompak tergerus pada paruh pertama tahun ini atau sepanjang semester I 2022.

Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), laba INDF tergerus 16% menjadi Rp2,90 triliun dari sebelumnya sebesar Rp3,43 triliun. Adapun, ICBP mengalami penurunan laba sebesar 40% menjadi Rp1,93 triliun dari sebelumnya sebesar Rp3,22 triliun.

CEO and Founder Tiamo Capital Hendra Martono Liem mengatakan, gerak saham INDF akan mengalami penurunan dan menguji harga di level Rp7.925. Untuk kembali menguat, ICBP akan menuju area bottom box di level 8.600. ICBP pada perdagangan hari ini melemah 4,87% atau 425 poin ke Rp8.300.

“Jika ICBP belum mampu menuju ke atas bottom box, maka tekanan ke arah bawah masih akan sangat kuat,” kata Hendra dalam 2nd Session Closing IDX Channel, Rabu (31/8/2022).

Selanjutnya, gerak saham grup Indofood lainnya yakni ICBP disebut masih kurang bagus dari INDF. Hendra menyebut, belum ada sinyal pembalikkan arah dari INDF. Pada perdagangan hari ini, INDF turun cukup dalam sebesar 4,23% atau 275 poin ke  Rp6.225

Meski laba bersih hingga Juni 2022 merosot, angka penjualan keduanya naik dengan INDF naik sebesar 12% menjadi Rp52,79 triliun dari sebelumnya Rp47,29 triliun, dan ICBP yang membukukan kenaikan pendapatan sebesar 16% menjadi Rp32,59 triliun dari Rp28,20 triliun.

Direktur Utama ICBP dan INDF Anthoni Salim mengatakan, penurunan laba bersih kedua perusahaan dikarenakan adanya rugi kurs yang belum terealisasi, yang timbul dari kegiatan pendanaan.

“Kami akan terus fokus pada upaya mempertahankan keseimbangan antara volume penjualan dan profitabilitas di pasar luar negeri maupun dalam negeri,” kata Anthoni dalam keterangan resminya, Rabu (31/8/2022).

(DES)

SHARE