Trump Klaim Mitra Dagang AS Tak Ingin Batalkan Kesepakatan Tarif
Presiden Donald Trump mengklaim bahwa mitra dagang Amerika Serikat (AS) ingin mempertahankan kesepakatan.
IDXChannel - Presiden Donald Trump mengklaim bahwa mitra dagang Amerika Serikat (AS) ingin mempertahankan kesepakatan dagang yang ada.
Dilansir dari France24 pada Rabu (25/2/2026), Trump mengatakan hal itu saat menyampaikan pidato State of the Union di hadapan Kongres.
"Kebanyakan negara ingin mempertahankan kesepakatan yang telah mereka buat," kata Trump.
"Mereka mengetahui bahwa sebagai presiden saya memiliki kekuatan untuk membuat kesepakatan baru yang mungkin jauh lebih buruk," katanya.
Pekan lalu, Mahkamah Agung AS menyatakan tarif resiprokal Trump tidak sesuai dengan konstitusi. Hal itu menimbulkan kebingungan di antara mitra dagang Negeri Paman Sam tersebut.
Uni Eropa menangguhkan proses ratifikasi kesepakatan dagang dengan AS, sementara negosiator India dikabarkan menunda kunjungan ke Washington.
"Putusan Mahkamah Agung sangat disayangkan," kata Trump.
Seusai putusan Mahkamah Agung, Trump mengumumkan tarif global baru sebesar 10 persen. Bea masuk ini disebut Trump memiliki dasar hukum yang jauh lebih kuat. (Wahyu Dwi Anggoro)