Pada setiap pelaksanaannya, lebih dari 280 pendonor berpartisipasi di setiap wilayah. Hingga akhir tahun, kegiatan ini diharapkan dapat menghimpun lebih dari 28.000 kantong darah. Adapun, dalam penyelenggaraannya, Bank Mandiri bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) dan sejumlah fasilitas kesehatan. Kegiatan ini terbuka bagi Mandirian, nasabah, serta masyarakat umum, sehingga kesempatan untuk mendonorkan darah tersedia bagi lebih banyak orang di lokasi pelaksanaan.
“Orang yang mendonorkan darah mungkin tidak mengenal siapa yang kelak akan menerimanya, tetapi bantuan itu bisa sangat berarti. Kami ingin kegiatan ini terus berjalan bersama PMI dan fasilitas kesehatan, karena kebutuhan darah ada setiap hari dan setiap orang dapat mengambil bagian sesuai kemampuannya,” kata Adhika.
Ajakan itu diteruskan melalui penyelenggaraan yang rutin, sehingga masyarakat memiliki kesempatan untuk kembali mendonor pada kegiatan berikutnya. Bank Mandiri menempatkan program tersebut sebagai kontribusi berkelanjutan yang tetap berjalan selepas peringatan HUT ke-28.
Rangkaian santunan, bantuan kebutuhan pokok, dan donor darah mencerminkan beragam cara untuk berbagi pada peringatan HUT ke-28. Setiap kegiatan memiliki penerima dan kebutuhan yang berbeda, dengan tujuan agar manfaatnya dapat dirasakan secara langsung di wilayah pelaksanaan.
“Kegiatan seperti ini lebih berarti ketika masyarakat benar-benar bisa merasakan manfaatnya. Kami berterima kasih kepada pegawai, nasabah, mitra, dan masyarakat yang sudah ikut mengambil bagian dalam perayaan ini,” pungkas Adhika.