IDXChannel—PT ALTO Network optimistis daya beli konsumen Indonesia relatif terjaga. Hingga Maret 2026, perusahaan yang menyediakan layanan switching dan solusi perbankan ini mencatatkan pertumbuhan transaksi QRIS hingga 89 persen (yoy).
CEO ALTO Network, Gretel Griselda, juga mengatakan transaksi QRIS adalah kontributor terbesar dalam total transaksi pembayaran yang ditangani ALTO dalam satu tahun terakhir. Kontributor berikutnya adalah transfer antarbank dan penarikan tunai di ATM.
Lalu disusul oleh transaksi kartu debit dan pembayaran tagihan. Pertumbuhan transaksi QRIS yang tinggi ini, kata Gretel, menunjukkan daya beli masyarakat Indonesia yang relatif terjaga di tengah kondisi geopolitik yang tak menentu.
“Tiga bulan terakhir perang sudah terjadi; kondisi global juga sudah cukup volatil. Namun, tren juga masih meningkat. Sampai satu tahun ke depan, kami melihat sepertinya tren masih positif, tetapi mungkin akan melambat,” tutur Gretel, Kamis (9/4/2026).
Oleh sebab itu, dia memproyeksikan pertumbuhan transaksi konsumen, khususnya via QRIS dalam jaringan ALTO, tidak akan tumbuh agresif hingga 89 persen seperti realisasi kuartal I-2026.