Sementara itu, dari sisi kualitas kredit, Cost of Credit (CoC) per Januari 2026 juga mencatatkan penurunan sebesar 21 basis poin (bps) YoY mencapai 0,35 persen dengan rasio Non-Performing Loan (NPL) tetap terjaga stabil di 0,97 persen atau turun 3 bps secara tahunan. Kondisi ini mencerminkan disiplin manajemen risiko serta selektivitas Bank Mandiri dalam ekspansi pembiayaan.
Sebagai mitra strategis pemerintah dan bagian dari ekosistem Danantara, Bank Mandiri terus mengarahkan pembiayaan pada sektor-sektor prioritas yang memiliki dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi dan pemberdayaan UMKM. Melalui penguatan ekosistem korporasi, ritel, dan digital yang terhubung dari hulu ke hilir, bank berkode emiten BMRI ini memastikan setiap lini bisnis saling mendukung untuk menciptakan nilai tambah yang lebih luas.
“Ke depan, kami akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan untuk mendukung agenda pembangunan nasional. Dengan fundamental yang solid, efisiensi yang terjaga, serta strategi yang adaptif, kami optimistis dapat menjaga momentum pertumbuhan secara sehat, inklusif, dan berkelanjutan sepanjang 2026,” pungkas Novita.
(Shifa Nurhaliza Putri)