"Konsolidasi ini juga merupakan bagian dari inisiatif streamlining perusahaan asuransi di bawah supervisi DAM selaku pemegang saham seri B terbanyak," katanya dalam keterbukaan informasi dikutip Kamis (29/10/2026).
Dalam transaksi ini, Bank Mandiri juga menunjuk Kantor Jasa Penilai Publik Nirboyo Adiputro, Dewi Apriyanti & Rekan (NJPP NDR) untuk menilai kewajaran nilai transaksi.
Berdasarkan analisis pendapat kewajaran, NJPP NDR telah menyimpulkan bahwa rencana transaksi pengalihan 20 persen saham inHealth dan eksekusi hak opsi jual adalah wajar. Rinciannya nilai pasar atas 20 persen saham Inhealth setara Rp403,56 miliar, sedangkan put option sebesar Rp154,71 miliar.
(Rahmat Fiansyah)