IDXChannel - Bursa Efek Indonesia (BEI) menyoroti penjaminan saham PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) dan PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) sebagai agunan fasilitas kredit PT Jhonlin Baratama dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI).
Bank Mandiri memberikan fasilitas kredit dengan plafon Rp40 triliun kepada Jhonlin Baratama. Dari jumlah tersebut, kredit yang telah digunakan mencapai Rp17 triliun.
Manajemen BMRI menyatakan, rasio kecukupan agunan atau collateral coverage ratio (CCR) masih terjaga di level 150 persen, termasuk dengan memperhitungkan harga terendah intraday kedua saham tersebut dalam satu bulan terakhir.
"Penilaian kemampuan pembayaran kembali pinjaman atau repayment capacity Jhonlin Baratama hanya memperhitungkan arus kas dari kegiatan usaha eksisting kelompok usaha Jhonlin di industri batu bara," ujar manajemen BMRI kepada Bursa, Senin (26/10/2026).
Lebih lanjut, fasilitas kredit yang diterima Jhonlin digunakan untuk mendukung pengembangan usaha, termasuk belanja modal (capital expenditure/capex) dan kebutuhan pembiayaan perusahaan serta kelompok usaha di industri batu bara dan sektor penunjangnya.