Hal ini turut tercermin dari semakin baiknya komposisi dana Perseroan, dengan dana tabungan meningkat menjadi Rp3,39 triliun atau tumbuh 2,10 persen YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, menunjukkan kepercayaan nasabah yang terus terjaga terhadap BNC.
Dari sisi pendapatan, Pendapatan Bunga Bersih (Net Interest Income/NII) tercatat sebesar Rp1,11 triliun, sementara pendapatan berbasis komisi (Fee Based Income) meningkat menjadi Rp59,66 miliar, atau tumbuh 6,77 persen YoY, menunjukkan semakin berkembangnya sumber pendapatan non-bunga perseroan.
Dalam penyaluran kredit, BNC secara terukur menerapkan strategi pertumbuhan yang lebih selektif. Total kredit tercatat sebesar Rp7,13 triliun, menurun 11,79 persen YoY dibandingkan Semester I-2025 yang sebesar Rp8,09 triliun.
Penurunan tersebut terutama berasal dari segmen komersial dan korporat sebagai bagian dari langkah perseroan untuk melakukan optimalisasi portofolio serta meningkatkan kualitas aset di tengah kondisi ekonomi yang masih penuh tantangan.
Lebih dari lima tahun menjalankan transformasi sebagai bank dengan layanan digital, BNC kini memasuki fase baru pertumbuhan dengan mengusung tema "Building the Next Phase of Growth: Strengthening Performance, Technology, and Trust." Tema ini merepresentasikan arah strategis perseroan dalam membangun pertumbuhan yang lebih berkualitas melalui tiga pilar utama.