Pilar pertama adalah Strengthening Performance, yaitu terus meningkatkan profitabilitas dan kinerja operasional dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan disiplin dalam pengelolaan risiko.
Pilar kedua adalah Strengthening Technology, melalui penguatan kapabilitas teknologi digital, peningkatan keamanan sistem, pengembangan inovasi produk, serta pengalaman transaksi yang semakin mudah, cepat, dan aman bagi nasabah. Dalam hal ini, BNC akan mengadopsi penggunaan Artificial Intelligence (AI) sebagai bagian dari transformasi digital dalam memperkuat dan menambah fitur layanan kepada nasabah.
Sedangkan pilar ketiga adalah Strengthening Trust, yakni memperkuat kepercayaan nasabah, regulator, investor, dan seluruh pemangku kepentingan melalui tata kelola perusahaan yang baik, transparansi, kepatuhan, serta layanan yang semakin andal.
Menurut Eri, fase pertumbuhan berikutnya tidak lagi hanya diukur dari besarnya ekspansi bisnis, tetapi dari kemampuan perseroan menciptakan pertumbuhan yang sehat, berkelanjutan, dan dipercaya oleh seluruh pemangku kepentingan.
"Kami percaya bahwa pertumbuhan yang berkelanjutan harus dibangun di atas fondasi kinerja yang kuat, teknologi yang semakin andal, serta kepercayaan yang terus tumbuh dari nasabah dan seluruh pemangku kepentingan. Dengan struktur permodalan yang semakin kokoh, kualitas operasional yang terus membaik, dan pengalaman lebih dari lima tahun sebagai bank dengan layanan digital, BNC kini menjadi bank berbasis digital yang sehat dan siap memasuki fase pertumbuhan berkelanjutan untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh stakeholders", tuturnya.
(Rahmat Fiansyah)