sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Bank Sentral Australia Naikkan Suku Bunga ke Level Tertinggi dalam 15 Tahun

Banking editor Wahyu Dwi Anggoro
29/09/2026 15:05 WIB
Bank Sentral Australia (RBA) pada Selasa (29/9/2026) menaikkan suku bunga acuannya ke level tertinggi dalam 15 tahun.
Bank Sentral Australia Naikkan Suku Bunga ke Level Tertinggi dalam 15 Tahun.
Bank Sentral Australia Naikkan Suku Bunga ke Level Tertinggi dalam 15 Tahun.

IDXChannel - Bank Sentral Australia (RBA) pada Selasa (29/9/2026) menaikkan suku bunga acuannya ke level tertinggi dalam 15 tahun.

Dilansir dari Xinhua, Negeri Kanguru itu menghadapi inflasi yang dipicu oleh konflik di Timur Tengah dan kecerdasan buatan (AI).

Dewan Kebijakan Moneter RBA dengan suara bulat memutuskan untuk menaikkan target suku bunga acuan dari 4,35 persen menjadi 4,60 persen, level tertinggi sejak November 2011.

Ini menandai kenaikan suku bunga keempat yang dilakukan oleh RBA sejauh ini pada 2026 setelah tiga kenaikan sebelumnya sebesar 0,25 poin persentase pada Februari, Maret, dan Mei.

Kenaikan ini sesuai dengan ekspektasi dari para ekonom dan bank-bank besar di Australia.

Dewan Kebijakan Moneter mengatakan dalam pernyataan keputusannya bahwa konflik di Timur Tengah telah meluas, menyebabkan harga energi global naik jauh lebih tinggi daripada yang diasumsikan ketika dewan memutuskan untuk mempertahankan suku bunga pada Agustus.

Selain itu, mereka menambahkan bahwa permintaan terkait AI mendorong pertumbuhan pesat harga global untuk barang-barang terkait teknologi.

 Data terbaru dari Biro Statistik Australia menunjukkan bahwa inflasi tahunan turun dari 3,8 persen pada Juni menjadi 3,5 persen pada Juli.

Rata-rata terpotong (trimmed mean), ukuran inflasi inti yang lebih disukai oleh RBA, tetap stabil di 3,6 persen. Bank sentral menargetkan inflasi tahunan sebesar 2-3 persen.

Biro statistik akan merilis data inflasi untuk Agustus pada Rabu, dan Dewan Kebijakan Moneter akan bertemu lagi pada awal November.

Dewan tersebut mengatakan bahwa mereka akan terus melakukan apa yang dianggap perlu untuk mengembalikan inflasi secara berkelanjutan ke target, termasuk meningkatkan target suku bunga acuan lebih lanjut.

David Bassanese, kepala ekonom di perusahaan pengelola dana Betashares yang berbasis di Sydney, mengatakan kepada ABC bahwa ia memperkirakan bank sentral akan menaikkan suku bunga lagi sebesar 0,25 poin persentase pada November, dan memperingatkan bahwa ekonomi Australia akan memasuki periode stagflasi. (Wahyu Dwi Anggoro)

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement