Ia juga mendesak BOJ untuk menstabilkan ekspektasi inflasi dan menghindari volatilitas yen yang berlebihan.
Survei yang digelar pada 1-8 September itu menunjukkan bahwa hampir semua dari 68 ekonom, atau 97 persen, memperkirakan BOJ akan menaikkan suku bunga pada 18 September, naik dari 57 persen dalam jajak pendapat sebelumnya.
Meskipun masih minoritas, lebih dari sepertiga, 24 dari 66 ekonom, memperkirakan bank sentral akan menaikkan suku bunga lagi menjadi 1,50 petsen pada Oktober atau Desember.
Untuk 2027, 89 persen analis, 57 dari 64, memperkirakan suku bunga kebijakan mencapai setidaknya 1,50 persen pada akhir Maret tahun depan, naik dari 65 persen bulan lalu.
Sekitar 62 persen responden memperkirakan suku bunga akan mencapai setidaknya 1,75 persen pada akhir kuarta II-2027, tiga bulan lebih cepat dari survei sebelumnya. (Wahyu Dwi Anggoro)