Ke depan, kata Perry, Bank Indonesia akan terus memperkuat efektivitas transmisi pelonggaran kebijakan moneter dan kebijakan makro prudensial yang telah ditempuh selama ini.
"Dan mencermati ruang penurunan suku bunga BI rate lebih lanjut dengan perkiraan inflasi 2026-2027 yang terkendali dalam sasaran 2,5±1 persen, serta turut mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi," kata dia.
Perlu diketahui, BI Rate telah turun sebesar 150 bps, yaitu 25 bps pada September 2024 dan 125 bps selama 2025 menjadi 4,75 persen hingga Desember 2025, yang merupakan level terendah sejak 2022.
(Dhera Arizona)