Sikap moneter tersebut disinergikan dengan penguatan kebijakan makroprudensial longgar dan kebijakan sistem pembayaran. BI terus memperluas insentif untuk mendorong aliran modal asing masuk (capital inflow), mengurangi segmentasi likuiditas di pasar uang dan valas (PUVA), serta memperluas digitalisasi pembayaran guna menopang laju pertumbuhan ekonomi nasional secara berkelanjutan.
(NIA DEVIYANA)