sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

BNI Raih Penghargaan Environment & Sustainability, Jadi Penggerak Keuangan Berkelanjutan

Banking editor Febrina Ratna Iskana
01/12/2025 03:30 WIB
BNI meraih penghargaan Environment & Sustainability pada ajang Apresiasi ESG 2025 yang menjadikan bank tersebut sebagai penggerak keuangan berkelanjutan.
BNI Raih Penghargaan Environment & Sustainability, Jadi Penggerak Keuangan Berkelanjutan. (Foto: Dok. BNI)
BNI Raih Penghargaan Environment & Sustainability, Jadi Penggerak Keuangan Berkelanjutan. (Foto: Dok. BNI)

IDXChannel - Komitmen PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) atau BNI dalam memperkuat agenda keberlanjutan kembali memperoleh pengakuan publik. Bank berlogo 46 ini meraih penghargaan Environment & Sustainability pada ajang Apresiasi ESG 2025 yang diselenggarakan B-Universe di Hotel Mulia Senayan, Jakarta, Kamis (20/11/2025).

Penghargaan tersebut diterima langsung Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo. Dia menegaskan apresiasi ini mencerminkan konsistensi BNI dalam menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) pada seluruh lini bisnis.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi BNI untuk terus meningkatkan kontribusi terhadap keberlanjutan lingkungan, sosial, dan tata kelola. Kami percaya penerapan ESG merupakan investasi jangka panjang untuk masa depan yang lebih baik,” ujar Okki dalam keterangan tertulis, Minggu (30/11/2025).

Ajang Apresiasi ESG 2025 diberikan kepada perusahaan yang dinilai memiliki kinerja unggul dalam implementasi prinsip keberlanjutan. BNI menjadi salah satu institusi keuangan yang menunjukkan inisiatif kuat, baik dari sisi pembiayaan hijau maupun operasional perusahaan yang semakin rendah karbon.

BNI mencatat portofolio berkelanjutan mencapai Rp192,4 triliun atau sekitar 24 persen dari total kredit per September 2025. Portofolio tersebut meliputi pembiayaan sosial-ekonomi dan pembiayaan hijau, termasuk transportasi ramah lingkungan, pengelolaan lahan berkelanjutan, pembangunan fasilitas kesehatan dan akses disabilitas, ketahanan pangan, serta pembiayaan perumahan subsidi.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement