sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Program BRI Dorong Kreativitas Pelaku Usaha 'Hijasmita' melalui Desain Hijab Modern Bernuansa Lokal

Banking editor Shifa Nurhaliza Putri
03/03/2026 12:39 WIB
Perjalanan Hijasmita memasuki babak baru saat Mita bergabung dengan Rumah BUMN Jakarta dan mengikuti program BRIncubator BRI pada 2023.
Program BRI Dorong Kreativitas Pelaku Usaha 'Hijasmita' melalui Desain Hijab Modern Bernuansa Lokal. (Foto: Doc BBRI)
Program BRI Dorong Kreativitas Pelaku Usaha 'Hijasmita' melalui Desain Hijab Modern Bernuansa Lokal. (Foto: Doc BBRI)

IDXChannel – Scarf dan hijab kini tidak lagi sekadar pelengkap busana, tetapi menjadi medium ekspresi dan cerita. Hal ini diwujudkan oleh Hijasmita, brand fesyen asal Jakarta Timur yang mengangkat keindahan serta kearifan lokal Indonesia melalui desain scarf dan outer bergaya modern.

Hijasmita didirikan Mita pada awal 2019, setelah ia memutuskan resign dari pekerjaannya di akhir 2018. Berangkat dari keinginan untuk tetap produktif dan membangun sesuatu yang ia rintis sendiri, Mita memilih bisnis fesyen karena tren hijab printing yang sedang berkembang. Namun, ia menyadari pentingnya karakter brand yang kuat sehingga aktif mengikuti pelatihan dan program pembinaan untuk menemukan identitas Hijasmita.

Nama Hijasmita memiliki makna personal, diambil dari nama Asmita dan dimaknai sebagai simbol hijrah atau perubahan. Nama tersebut merepresentasikan perjalanan Mita dari karyawan menjadi wirausaha. Sejak awal, Hijasmita tidak hanya menjual produk fesyen, tetapi juga membawa pesan transformasi dan pengembangan diri.

Produk Hijasmita berfokus pada scarf yang dikreasikan secara fleksibel, mulai dari hijab, outer, waspina, hingga turunan seperti pouch dan scrunchie. Seluruh proses produksi mengedepankan prinsip keberlanjutan dengan memanfaatkan sisa kain agar tidak terbuang, sehingga setiap bahan memiliki nilai guna maksimal.

“Scarf itu sangat fleksibel, tidak hanya sebagai hijab, tetapi juga bisa menjadi outer, waspina, hingga diolah dari sisa kainnya. Saya ingin setiap bahan yang diproduksi tetap dimanfaatkan agar tidak terbuang sia-sia,” ujar Mita

Ciri khas Hijasmita terletak pada motif yang mengangkat ornamen lokal, khususnya dari Jakarta, seperti gigi balang, langkan, padi, dan flora Nusantara yang diterjemahkan dalam desain modern. Karya-karyanya telah tampil di berbagai pameran, masuk ke department store, menjalin kemitraan hingga Bali, serta menembus pasar internasional seperti Korea dan Malaysia.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement