Layanan operasional terbatas tersebut dibuka pukul 10.00–12.00 waktu setempat dan melayani transaksi tertentu seperti setoran BBM Pertamina, Bulog, penerimaan negara, pemindahan dana antar rekening BNI, serta setoran dan penarikan tunai.
Selain jaringan kantor cabang, BNI mengoptimalkan Layanan Gerak BNI (O-Branch) yang ditempatkan di sejumlah lokasi strategis seperti jalur mudik, kawasan wisata, dan titik keramaian.
Perseroan juga mengandalkan lebih dari 217 ribu Agen46 yang tersebar di seluruh Indonesia untuk mendekatkan layanan perbankan kepada masyarakat.
Di sisi digital, BNI terus mendorong pemanfaatan aplikasi wondr by BNI yang hingga akhir Februari 2026 telah digunakan oleh 12,7 juta nasabah.
Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat melakukan berbagai transaksi seperti transfer dana, pembayaran tagihan, pembelian kebutuhan, hingga pemantauan pengeluaran tanpa harus datang ke kantor cabang.
"Kami berkomitmen menghadirkan layanan yang optimal melalui sinergi jaringan fisik dan digital agar kebutuhan perbankan nasabah selama periode mudik dan Idul Fitri tetap terpenuhi dengan baik," kata Okki.
Dengan kesiapan likuiditas hampir Rp24 triliun serta dukungan jaringan layanan yang luas, BNI memastikan kebutuhan transaksi masyarakat selama Ramadan dan Lebaran 2026 dapat terpenuhi secara lancar, aman, dan terintegrasi, baik melalui kanal fisik maupun digital.
(NIA DEVIYANA)