Ke depan, BSN memastikan program Developer Gathering akan terus dilanjutkan dan diperluas ke kota-kota lain sebagai bagian dari strategi jangka panjang dalam membangun ekosistem pembiayaan perumahan syariah secara end-to-end, mulai dari pembiayaan lahan, konstruksi, hingga kepemilikan rumah oleh masyarakat.
Direktur Consumer Banking BSN Mochamad Yut Penta menjelaskan hingga akhir 2025, 98 persen portofolio pembiayaan BSN berada di sektor perumahan, mencerminkan spesialisasi bank syariah ini di sektor properti riil.
Dari total portofolio tersebut, 63 persen disalurkan melalui produk KPR subsidi, 31 persen KPR nonsubsidi, dan 4 persen pembiayaan konstruksi.
"Selama lebih dari 20 tahun beroperasi, BSN telah menyalurkan pembiayaan kepada sekitar 450.000 nasabah, baik di segmen konsumer maupun komersial," ujar Penta.
Kontribusi BSN terhadap program strategis pemerintah di sektor perumahan juga tercermin dari penyaluran fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP).